|
LEBIH DARI 2
JUTA EKOR BENIH IKAN DITEBAR
DI
JATILUHUR – PURWAKARTA
Tanggal 28 Juli 2008
Purwakarta
Mahardika
Penebaran ikan bandeng di Waduk Jatiluhur untuk program
tahun ini telah dilaksanakan sejak tanggal 1 Juli 2008 oleh nelayan penangkap
ikan yang ada di Waduk Jatiluhur, sehingga sampai tanggal 28 Juli 2008 penebaran
sudah dilakukan mencapai 17 kali penebaran. Dan jumlah ikan bandeng yang ditebar
setiap penebaran berkisar antara 91.000 - 160.000, penebaran tanggal 28 Juli
dilakukan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan bersama Wakil Gubernur Jawa Barat
sebanyak 100 ribu ekor hingga akhirnya jumlah ikan yang ditebar seluruhnya
berjumlah 2 116.000 ekor.
Hadir dalam kesempatan ini antara lain Direktur Jenderal
Perikanan Budidaya, Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, Kepala Badan Riset
Kelautan dan Perikanan, Direktur Kesehatan Ikan dan Lingkungan-Direktorat
Jenderal Perikanan Budidaya, Kepala Dinas Perikanan Prov Jabar, Bupati
Purwakarta, Kepala Dinas Perikanan Purwakarta, Muspida Purwakarta, Direksi PJT
II, para nelayan pembudidaya ikan Waduk Jatiluhur.
Waduk Ir. H. Juanda (Jatiluhur) dengan luas permukaan air
maksimum 8.300 Ha dan kedalaman Maksimum 95 m, tercatat memiliki 25 jenis ikan
asli (Indigeneous species) ikan-ikan
yang menghuni waduk ini berasal dari sungai Citarum dan anak sungainya.
Dari jenis ikan-ikan yang di tebar tersebut hanya ikan
nila yang bertahan yang mampu tumbuh dan berkembang biak dengan baik dan telah
berdampak pada peningkatan produksi.
Pada umumnya penebaran ikan (restocking) merupakan salah
satu cara pengelolaan perikanan yang umumnya diterapkan di perairan waduk dalam
rangka meningkatkan produksi ikan di perairan tersebut.
Gubernur Jawa Barat
Pada acara pembukaan gelar ikan di Waduk Jatiluhur
sambutan Gubernur Jawa Barat yang di bacakan oleh Wakil Gubernur mengatakan
bahwa, Jawa Barat memiliki potensi sumberdaya perairan umum yang cukup luas hal
ini terlihat dari keberadaan potensi-potensi perairan seperti sungai, danau dan
terdapat 3 waduk besar yaitu Saguling, Cirata dan Jatiluhur.
Dalam pemanfaatannya waduk dijadikan untuk kegiatan
budidaya ikan di Karamba Jaring Apung (KJA) dan penangkapan.
Dalam upaya meningkaykan produksi hasil tangkapan
sekaligus memperbaiki kualitas lingkungan perairan pemerintah Prov. Jawa Barat
telah melakukan penebaran ikan di perairan umum sejak tahun 2003 sampai tahun
2007.
Pada tahun 2008 direncanakan penebaran ikan di perairan
umum sebanyak 10 juta ekor dengan jenis ikan penyeimbang lingkungan seperti:
Mola, Nilem, Tawes, Patin dll.
Kegiatan penebaran ikan hari ini (red 28 Juli 2008)
merupakan puncak penebaran ikan yang telah dilaksanakan sebelumnya, dengan
catatan upaya ini mendapat dukungan seluruh elemen dalam pengelolaan perairan
umum dalam satu kesisteman co-management, untuk itu diharapkan peran aktif dari
setiap stakeholders pembangunan sektor perikanan.
(Kiki, Aceng K-Purwakarta)
|